Obrolan hari ini berawal dari keluhan dan hayalan teman saya di warkop, " Bagaimana jika saya kaya dan tidak merasa kesusahan" pembicaraan ngelantur sedikit menempel di otak saya apakah jika dengan begitu saya bisa bahagia atau merasa puas ? hati dan otak saya jalan ke pemikiran pemikiran yang tidak jelas. Ibarat sebuah gelas volume 1 liter air jika di isi dengan 2 liter air maka akan tumpah kemana - mana , dari situ pemikiran gak jelas tadi buyar dalam hati saya ini lho " wong rezeki sudah ada yang mengatur knp kita ikut pusing !" . Memang rezeki kita sudah ada yang mengatur dan sesuai kapasitas kita untuk menerima rezeki itu , tapi tidak semua manusia bisa menerima kapasitas dirinya dengan berkeluh kesah tanpa tindakan pasti. Dengan melihat rezeki orang lain tidak sedikit malah menjadikan kita iri, tanpa pernah mengkoreksi diri langsung menghujat orang yang kapasitas rezekinya lebih baik dari kita. Kalo dicermati sebenarnya semua orang bisa menambahi kap...